Topik 1.2: Prinsip Desain Media Pembelajaran

Please go back and watch the video for the previous lesson.
Back

Richard Mayer, seorang ahli psikologi pendidikan, merumuskan teori tentang bagaimana otak manusia memproses multimedia. Jangan membuat slide atau video sembarangan. Ikuti 3 prinsip utama ini agar siswa tidak “muntah” informasi:

1. Prinsip Koherensi (The Coherence Principle)

  • Aturan: “Less is More”. Buang semua kata, gambar, atau musik latar yang tidak relevan.
  • Kesalahan Umum Guru IPS: Memasukkan gambar dekoratif (misal: gambar bunga atau kartun lucu) di slide tentang Perang Diponegoro yang tidak berhubungan dengan materi.
  • Saran: Jika tidak mendukung tujuan pembelajaran, hapus saja.

2. Prinsip Multimedia (The Multimedia Principle)

  • Aturan: Orang belajar lebih baik dari “Kata-kata + Gambar” daripada “Kata-kata saja”.
  • Penerapan: Jangan isi slide hanya dengan bullet points teks. Sertakan peta, diagram alur, atau foto tokoh.
  • Peran AI: Gunakan AI Image Generator untuk membuat ilustrasi jika Anda tidak menemukan gambar yang pas di Google.

3. Prinsip Sinyal (The Signaling Principle)

  • Aturan: Otak butuh petunjuk mana yang penting.
  • Penerapan: Gunakan huruf tebal, warna berbeda, atau panah untuk menunjuk lokasi spesifik di peta buta.